Alasan K-Drama Digemari dan Booming

0 101

Khususnya bagi mereka yang belum pernah menonton k-drama (dengan serius), kehebohan seputar K-drama mungkin terasa overrated. Namun apa sih yang sebenarnya menjadi daya tarik K-drama dibandingkan dengan drama atau soap opera lain, termasuk sinetron Indonesia? Berikut beberapa kelebihan K-Drama yang berhasil dihimpun CJ.

1. Kekuatan Visual Para Pemeran
Tidak dapat dipungkiri jika hal yang pertama kali memikat pemirsa dalam menyaksikan sebuah tayangan adalah visual (paras) pemainnya. Dan K-drama secara konsisten menampilkan aktor-aktris dengan paras yang sangat rupawan.

Siapa yang keberatan menghabiskan berjam-jam melihat akting aktor tampan seperti mereka?

 

Sambil mengagumi kecantikan aktris seperti mereka sekaligus mendapatkan inspirasi trend terkini?

2. Kemampuan Akting Para Pemeran

Meskipun cantik dan tampan, ternyata para pemeran ini tidak sekedar menjual tampang saja. Mereka telah melewati berbagai audisi (audisi masuk ke agensi dan audisi per drama), training (banyak dari mereka yang harus melalui masa-masa training begitu lama sampai akhirnya mereka dapat debut), juga tidak sedikit dari para pemeran ini yang menempuh pendidikan di bidang akting dan bidang terkait lainnya. Tak heran, hampir semua aktor dan aktris yang kita lihat di K-drama mampu menyampaikan dialog mereka dengan piawai, termasuk cameo sekalipun. Aktor maupun aktris K-drama pun memiliki kualitas yang sama dengan pemain layar lebar, oleh sebab itu banyak dari mereka yang akhirnya dengan mudah memasuki dunia perfilman layar lebar.

Di K-Drama kita banyak menyaksikan adegan menyayat hati, namun si aktor menangis tanpa terkesan dibuat-buat.

Beruntung Korea Selatan termasuk salah satu negara yang sangat mendukung dunia hiburan sehingga banyak menyelenggarakan acara penghargaan bergengsi bagi instan perfilman maupun seni lainnya. Mungkin ini juga salah satu alasan mengapa artis-artisnya terus terpacu untuk berkarya dan bersaing menjadi yang terbaik. Semoga Indonesia segera menyusul ya..

3. Variasi Ide Cerita

Ya, K-drama memang memanjakan para penggemarnya dengan menyuguhkan beraneka ragam tema cerita. Mulai dari romansa biasa, nuansa sejarah, kriminalitas, perjalanan waktu, horor, komedi, manusia super, robot, dll. Permasalahan yang diangkat pun beragam, berbobot dan banyak menyinggung hal-hal terkini maupun hal realistis yang jarang dibahas, seperti #metoo movement, politik, dunia pekerjaan, dunia pendidikan, mengasuh anak, dll. Sehingga kita tidak melulu harus melihat kisah si kaya dan si miskin.

Mau nonton K-drama genre apa hari ini?

4. Jumlah Episode Relatif Pendek

Selain tema cerita yang unik dan menarik, jumlah episode K-drama relatif pendek dibandingkan dengan drama-drama negara lainnya. Selain weekend drama yang episodenya sekitar 50-120, drama Korea pada umumnya hanya berkisar 16-24 episode dan sangat jarang (hampir tidak ada) K-drama yang dibuat season lanjutannya.

Drama barat misalnya, meskipun juga menawarkan tema-tema yang unik namun pada umumnya dibuat season lanjutan yang bahkan dapat melampaui 10 season (masing-masing season sekitar 10-20 episode). Sehingga drama tersebut biasanya sudah kehilangan daya tariknya atau malah telah menyimpang jauh dari konsep cerita awal. Atau sinetron Indonesia yang jumlahnya dapat melebihi 300 episode. Bagaimana ya rasanya kalau harus binge watch 300 episode? hehehe…

5. Keindahan Cinematografi dan Efek CGI

Terus berusaha mengembangkan efek dan teknik perfilman mereka, K-drama kini menawarkan adegan-adegan yang diambil dengan ciamik, terang dan indah. Selain ini yang patut diacungi jempol adalah, upaya staff yang begitu luar biasa menggarap efek-efek termasuk CGI di drama-drama Korea yang terlihat sudah cukup baik bahkan untuk ditampilkan sebagai film layar lebar.

Salah satu K-drama terpopuler yang banyak menggunakan efek CGI
“W” juga menampilkan banyak efek yang menakjubkan

6. Original Soundtracks (OST)
Jika pada umumnya drama-drama di negara lain hanya memiliki satu atau beberapa soundtrack, K-drama justru selalu didampingi oleh banyak soundtrack yang biasanya diselipkan hampir di tiap adegan. Keindahan soundtrack berpadu dengan efek sinematografi dan akting para pemeran membuat setiap penonton terbuai dan ikut merasakan apa yang dirasakan oleh pemeran. Untuk pembuatan OST sendiri, mereka tidak segan-segan untuk bekerja sama dengan penyanyi atau idol K-Pop papan atas.

Contohnya Chanyeol EXO & Punch yang menyanyikan OST nya Guardian: The Lonely and Great God

7. Fans Service

Fans service tidak begitu dikenal di negara lain, namun sangat banyak dilakukan oleh sineas perfilman maupun selebriti di Korea Selatan. Fans service merupakan “hadiah” yang diberikan oleh selebriti bagi para penggemar. Bentuknya sendiri dapat beragam; untuk di dalam sebuah drama misalnya dengan cara aktor memamerkan abs (perut six pack) di salah satu adegan, atau memperbanyak skinship (sentuhan antara aktor dan aktris pemeran utama), atau menambahkan bumbu bromance (kedekatan antara dua atau beberapa karakter pria di satu drama), dll.

Di luar dramanya sendiri, fans service juga dapat (dan sering) dilakukan dengan mengeluarkan Behind the Scene (proses pembuatan drama) yang biasanya menampilkan kedekatan para pemain atau tingkah lucu mereka, fans signing yaitu kegiatan dimana para pemain suatu drama berkumpul untuk membagikan tanda tangan dan kenangan bagi para penggemar, promosi melalui acara entertainment, dan yang belakangan populer adalah membuat trailer-trailer unik. Semua fans service tersebut memiliki satu tujuan yaitu meningkatkan jumlah penonton drama.

Ada apa dengan “Crown Prince” yang satu ini ya? Kok menari gaya modern? Bikin penasaran kan…
Ini bukan drama musikal lho..

 

Apa yang membuatmu suka menonton K-drama? Ada alasan yang lain?

Comments
Loading...